Back

Optimalkan Kompetensi Mahasiswa, Prodi Teknologi Pangan Unsoed Laksanakan Monev Magang MBKM ke Bogor

BOGOR – Guna memastikan kelancaran dan efektivitas pelaksanaan program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev). Kegiatan monev kali ini berfokus pada kunjungan ke dua mitra industri strategis di wilayah Bogor, Jawa Barat, yaitu PT Agrinesia Raya dan PT Dmamam Sehatin Indonesia pada 16-17 Juli 2026.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh tim dosen pendamping dan pengelola program magang prodi Teknologi Pangan Faperta Unsoed yaitu Prof. Hidayah Dwiyanti, Prof. Nur Aini dan Dr. Santi Dwi Astuti. Agenda utama dari monev ini adalah untuk melihat secara langsung perkembangan performa kerja mahasiswa di lapangan, berdiskusi dengan para mentor industri, serta mengevaluasi kesesuaian capaian pembelajaran (CPL) yang diperoleh mahasiswa selama magang dengan kurikulum akademis program studi.

Di PT Agrinesia Raya, tim monev Unsoed disambut baik oleh manajemen perusahaan. Diskusi hangat terjalin mengenai kontribusi mahasiswa dalam proses operasional, kontrol kualitas, hingga pengembangan produk. Pihak industri mengapresiasi kedisiplinan dan bekal teori yang dimiliki oleh mahasiswa Teknologi Pangan Unsoed dalam beradaptasi dengan ritme kerja industri manufaktur makanan skala besar.

Selanjutnya, peninjauan juga dilakukan di PT Dmamam Sehatin Indonesia, sebuah industri inovatif yang bergerak di bidang pangan sehat. Di sini, mahasiswa terlibat aktif dalam eksplorasi formulasi pangan serta penerapan standar keamanan pangan. Pihak PT Dmamam menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa magang memberikan perspektif akademis baru yang segar bagi pengembangan produk lokal mereka.

Koordinator Program Studi Teknologi Pangan Unsoed menyampaikan bahwa kegiatan monev ini sangat krusial bukan hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi institusi.

“Melalui monev ini, kami bisa mendapatkan umpan balik (feedback) langsung dari industri mengenai kompetensi apa saja yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Masukan berharga dari PT Agrinesia dan PT Dmamam akan menjadi bahan evaluasi kami untuk terus menyelaraskan dan memperbarui kurikulum agar lulusan kami semakin siap kerja (job-ready),” ujarnya.

Selain memantau perkembangan mahasiswa, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat jalinan kerja sama melalui rencana penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih luas, termasuk peluang kolaborasi riset, praktisi mengajar, dan penyerapan lulusan di masa mendatang.

Melalui pelaksanaan program magang MBKM dan monev yang berkala ini, Program Studi Teknologi Pangan Faperta Unsoed berkomitmen penuh untuk terus mencetak pemuda-pemudi berwawasan global yang ahli dan terampil di bidang teknologi dan industri pangan nasional.

#TeknologiPanganDoTheBestGetTheBest#