Program Studi D3 Perencanaan Sumberdaya Lahan
Program Studi D3 Perencanaan Sumberdaya Lahan didirikan berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor: 144/DIKTI/Kep/2000, tanggal 12 Mei 2000, dengan nama awal D3 Perencanaan Sumber Daya Lahan (D3 PSL). Penyelenggaraan program studi dimulai pada bulan Agustus 2000. Pendirian Program Studi D3 PSL diprakarsai oleh dosen dosen Program Studi S1 Ilmu Tanah (yang sekarang sudah digabung menjadi PS Agroteknologi). Program Studi D3 PSL mengalami perubahan nama menjadi D3 Ilmu Tanah mengikuti nomenklatur program studi dari Dikti yang berlaku mulai tahun 2012, dengan pengukuhan namanya berdasarkan SK Rektor 90/H23/PR/2009. Berdasarkan SK No. 4142/SK/BAN-PT/Akred/Dipl-III/VII/2020, Program Studi D3 PSL terakreditasi B dengan masa berlaku hingga tanggal 21 Juli 2025.
VISI
Visi Program Studi D3 PSL/Ilmu Tanah adalah pada tahun 2034 menjadi institusi yang unggul dan menghasilkan sumberdaya manusia yang kompeten dan profesional di Bidang Perencanaan Sumberdaya Lahan/Ilmu Tanah pada tingkat regional dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
MISI
- Misi Program Studi D3 PSL/Ilmu Tanah. Dalam mencapai visi tersebut, Program Studi D3 PSL/Ilmu Tanah merumuskan misi berikut:
- Meningkatkan kualitas tenaga pengajar, kependidikan dan laboratorium melalui pendidikan dan pelatihan.
- Melakukan proses pembelajaran dengan basis student centered learning, sehingga mahasiswa yang memiliki kemandirian dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Menciptakan kehidupan akademik yang sehat dan dinamis dalam upaya peningkatan, pengembangan dan mengamalkan iptek sumberdaya lahan melalui proses pembelajaran.
- Mengembangkan penelitian pengelolaan tanah dan perencanaan sumberdaya lahan yang berbasis pada kearifan lokal dan berkelanjutan
- Menerapkan hasil penelitian dan teknologi tepat guna untuk mengembangkan potensi dan sumberdaya perdesaan yang berwawasan lingkungan.
- Mengembangkan kerjasama dengan stakeholder dalam bidang perencanaan dan pemanfaatan sumberdaya lahan.
TUJUAN
Tujuan Program Studi D3 PSL/Ilmu Tanah. Program Sudi D3 PSL/Ilmu tanah menetapkan tujuan untuk pencapaian visi dan misi Program Studi, sebagai berikut.
- Meningkatkan kualitas tenaga pengajar, kependidikan dan laboratorium melalui pendidikan dan pelatihan.
- Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan basis student centered learning sehingga mahasiswa memiliki kemandirian untuk menerapkan pengetahuan dan teknologi.
- Menciptakan kehidupan akademik yang kondusif, sehat dan dinamis dalam upaya peningkatan, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi perencanaan sumberdaya lahan.
- Meningkatkan penelitian tanah dan perencanaan sumberdaya lahan yang berbasis kearifan lokal dan berkelanjutan.
- Menerapkan hasil penelitian dan teknologi tepat guna untuk mengembangkan potensi dan sumberdaya perdesaan yang berwawasan lingkungan.
- Meningkatkan kualitas dan publikasi hasil penelitian dosen.
- Meningkatkan kerjasama dengan stakeholder dalam bidang perencanaan sumberdaya lahan dan Ilmu Tanah.
- Meningkatkan kualitas dan percepatan lulusan dalam bidang perencanaan sumberdaya lahan dan Ilmu Tanah yang mempunyai keunggulan kompetitif dan komparatif dalam pasar kerja, ketrampilan dan keahlian yang tinggi, moral dan mentalitas, IPK tinggi, kemampuan menggunakan komputer dan Bahasa Inggris yang tinggi, serta memiliki jiwa wirausaha.
SASARAN
Sasaran Program Studi D3 PSL/Ilmu Tanah pada tahun 2034, sebagai berikut.
- Peningkatan animo calon mahasiswa dan kualitas mahasiswa baru
- Peningkatan lulusan dengan masa studi 3,0 tahun dengan IPK lebih besar dari 3,0
- Peningkatan lulusan yang memperoleh pekerjaan sesuai bidang lebih dari 60% dengan masa tunggu memperoleh pekerjaan pertama menurun menjadi 3 bulan.
- Peningkatan ketrampilan lulusan dalam bidang perencanaan sumberdaya lahan melalui peningkatan kualitas praktik dan pelatihan.
- Meningkatnya kemampuan kewirausahaan mahasiswa di sektor pertanian.
- Peningkatan jumlah bahan ajar, jumlah RPS, petunjuk praktikum dan handout mata kuliah menjadi 100% dan tersedia secara daring (online).
- Peningkatan jumlah penelitian dosen dari berbagai sumber dana.
- Peningkatan jumlah publikasi dalam jurnal terakreditasi tingkat nasional dan internasional serta perolehan TTG dan HaKI.
- Peningkatan kerjasama dengan instansi pemerintahan, swasta dan lembaga pendidikan regional.
Kurikulum dapat dilihat di sini
No | Profesi | Kompetensi |
1 | Surveyor Muda Tematik | Mampu menerapkan analisis data dan informasi, perumuskan masalah serta menyelesaikan masalah dalam bidang pengukuran tanah, SIG, dan pemetaan sumberdaya lahan. |
2 | Peneliti | Mampu menerapkan kaidah-kaidah ilmiah bidang pengukuran tanah, SIG, dan pemetaan sumberdaya lahan. |
3 | Manajer | Mampu mengelola kegiatan atau proyek dalam bidang perencanaan lahan dan pengembangan perdesaan secara profesional dan bertanggung jawab. |
4 | Wirausaha | Mampu mengembangkan bisnis yang berkaitan dengan bidang evalusi dan perencanaan lahan |
5 | Birokrat | Mampu merumuskan kebijakan yang berdampak pada perencanaan penggunaan lahan dan evaluasi sumberdaya lahan berdasarkan data dan informasi yang ada. |
6 | Analis dan Konsultan Pertanian | Mampu menganalisa data dan informasi, merumuskan masalah serta menyelesaikan masalah dalam bidang perencanaan, penggunaan, dan evaluasi lahan. |
7 | Mahasiswa Sarjana dan Pascasarjana | Mampu mengembangkan ilmu perencanaan sumberdaya lahan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi |

Gambar 1. Roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat Program studi D3 PSL (dapat diakses disini)
Peta jalan (roadmap) penelitian disusun sebagai landasan strategis yang memastikan adanya arah dan payung pengembangan riset yang terencana, sistematis, dan selaras dengan visi, misi, serta tujuan Program Studi D3 Perencanaan Sumberdaya Lahan (PSL). Roadmap ini menjadi acuan utama bagi dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan penelitian, termasuk penyusunan Tugas Akhir mahasiswa yang diarahkan untuk mendukung agenda riset dosen.
Pelaksanaan penelitian secara konsisten merujuk pada bidang keahlian dosen, antara lain kesuburan tanah, survei dan pemetaan, sistem informasi geografis (SIG), serta perencanaan sumberdaya lahan. Dengan demikian, penelitian yang dihasilkan tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan permasalahan nyata di masyarakat. Selain itu, kegiatan penelitian diarahkan untuk menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah baik pada tingkat nasional maupun internasional, serta produk inovasi yang aplikatif.
Untuk menjamin konsistensi pelaksanaan penelitian dengan roadmap yang telah ditetapkan, dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Evaluasi ini mencakup kesesuaian tema penelitian, capaian luaran, serta kontribusi terhadap pengembangan program studi.
Sejalan dengan roadmap penelitian, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PkM) juga dirancang secara terintegrasi dan berkelanjutan. Kegiatan PkM yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa merujuk pada hasil penelitian serta kebutuhan masyarakat, sehingga memiliki relevansi yang tinggi dan berdampak nyata. Implementasi pengabdian diwujudkan melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG), seperti pengembangan sistem smart farming berbasis energi surya, pemetaan agroeduwisata berbasis WebGIS, serta optimalisasi pemanfaatan pupuk organik di desa mitra.
UPPS melalui LPPM melakukan evaluasi terhadap kegiatan PkM mulai dari tahap seleksi proposal dalam sistem Sineritabmas hingga monitoring pelaksanaan di lapangan. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian kegiatan dengan roadmap, ketepatan sasaran, serta kualitas substansi keilmuan. Hasil evaluasi, termasuk laporan akhir dan indeks kepuasan masyarakat, digunakan sebagai dasar dalam peningkatan kualitas program PkM serta pengembangan kurikulum program studi.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga dirancang secara berkelanjutan melalui skema desa binaan dan pengabdian berbasis riset yang bersifat multi-tahun (2–3 tahun). Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat sasaran, yang ditandai dengan terbentuknya desa mandiri, kelompok tani mandiri, serta berkembangnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Rencana pengembangan Program Studi D3
Perencanaan Sumberdaya Lahan (PSL) disusun sebagai upaya sistematis dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi secara berkelanjutan. Perencanaan ini mengacu pada hasil evaluasi diri, capaian kinerja, serta kebutuhan stakeholder dan dunia usaha/dunia industri (DUDI), dengan tetap berorientasi pada pencapaian Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) institusi.
Pengembangan program studi diarahkan untuk menjawab tantangan utama, antara lain peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik, penguasaan teknologi geospasial, penguatan luaran tridharma, serta peningkatan daya saing lulusan di dunia kerja.
Secara umum, arah pengembangan program studi meliputi:
1. Penguatan Kurikulum dan Pembelajaran
Kurikulum dikembangkan berbasis Outcome Based Education (OBE) dan diselaraskan dengan kebijakan
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Proses pembelajaran ditingkatkan melalui pendekatan praktikum, project-based learning, serta integrasi teknologi seperti Sistem Informasi Geografis (SIG), penginderaan jauh, dan pemetaan berbasis drone.
2. Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia
Pengembangan SDM dilakukan melalui studi lanjut, pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta peningkatan
kapasitas dalam penelitian dan publikasi ilmiah.
3. Penguatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Kegiatan penelitian diarahkan pada penelitian terapan yang mendukung pengelolaan sumberdaya lahan
berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna.
4. Penguatan Kerja Sama dan Kemitraan
Program studi memperluas kerja sama dengan instansi pemerintah, industri, dan perguruan tinggi dalam
bentuk magang, penelitian kolaboratif, pengabdian, serta pengembangan kurikulum.
5. Pengembangan Sarana dan Prasarana
Peningkatan fasilitas dilakukan melalui modernisasi laboratorium, pengadaan perangkat geospasial,
serta penguatan sistem pembelajaran berbasis digital.
6. Penguatan Tata Kelola dan Budaya Mutu
Tata kelola program studi dikembangkan secara transparan dan akuntabel melalui implementasi Sistem
Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis siklus PPEPP.
7. Peningkatan Daya Saing Lulusan
Upaya peningkatan daya saing dilakukan melalui sertifikasi kompetensi, penguatan soft skills, serta peningkatan pengalaman praktik lapangan dan magang industri.
Rencana pengembangan ini dilaksanakan secara bertahap sesuai prioritas dan ketersediaan sumber daya, dengan prinsip continuous quality improvement (CQI). Melalui implementasi yang konsisten, diharapkan Program Studi D3 PSL mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi di bidang perencanaan sumberdaya lahan berbasis teknologi geospasial dan pertanian berkelanjutan.
Aspek | Kode | CPL |
Sikap | S1 | Mampu menunjukan sikap beretika, cerdas, bertanggungjawab, mempunyai semangat kemandirian, tangguh, disiplin, mempunyai semangat dalam memimpin, bekerja sama dalam tim, mempunyai kepekaan dan kepedulian sosial terhadap masyarakat dan lingkungan, serta menerapkan nilai kejuangan Panglima Besar Soedirman dan nilai-nilai Pancasila. |
Keterampilan Umum | KU1 | Mampu berkomunikasi dan mengkoordinir kegiatan pelaksanaan survei, pemetaan dan evaluasi sumberdaya lahan sesuai dengan Standard Operasional Prosedur (SOP). |
KU2 | Kemampuan survei, pemetaan dan evaluasi sumberdaya lahan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur. | |
Penguasaan Pengetahuan | P1 | Mampu memahami konsep keilmuaan dasar-dasar perencanaan, dasar-dasar manajemen Pengantar Ilmu Pertanian, Analisis Lanskap dan Pola Ruang, Kewirausahaan, Kesuburan Tanah dan Pemupukan, Perencanaan Budidaya Tanaman Pangan, Hukum dan Manajemen Pertanahan, Perencanaan Lahan Perkebunan. |
P2 | Mampu melakukan pengorganisasian dalam bidang ekologi dan ilmu lingkungan, hidrologi dan pengelolaan DAS, Konservasi Tanah dan Reklamasi Lahan, Manajemen Proyek dan Pembiayaan Pertanian, Adaptasi dan Mitigasi Bencana. | |
P3 | Mampu melaksanakan peran operator dalam bidang Kartografi, SIG, Pengukuran dan Pemetaan kadastral, Aplikasi Pengindraan dan Aplikasi SIG untuk Perencanaan Sumberdaya Lahan. | |
P4 | Pengawasan sumberdaya Lahan yaitu Pemetaan dan Penggunaan Lahan, Survei Tanah dan Evaluasi Lahan. | |
Keterampilan Khusus | KK1 | Mempunyai keahlian dan kompetensi tingkat operator pada bidang Sistem Informasi Geografis. |
KK2 | Mempunyai keahlian dan kompetensi tingkat operator pada bidang Kadastral. | |
KK3 | Mempunyai keahlian dan kompetensi tingkat operator pada bidang Pengindraan Jauh. | |
KK4 | Mempunyai keahlian dan kompetensi tingkat operator pada bidang Survei dan evaluasi sumberdaya lahan. |
Profil Dosen
Foto Diri | Nama/NIP/NIDN/ Jabatan/Golongan | Pendidikan | Bidang Keahlian |
Prof. Dr. Ir. TAMAD, M.Si. NIP. 19651027 199003 1 002 NIDN. 0027106502 NUPTK. 7359743644130063 Profesor / IV d | S1 Pert. IPB 1988 S2 Pert. IPB 1994 S3 UGM 2012 | Ilmu Tanah | |
| | Prof. Ir. KHARISUN, Ph.D. NIP. 19610127 198601 1 002 NIDN. 0027016107 NUPTK. 3459739640130042 Profesor / IV b | S1 Pertanian UNSOED 1985 S3 Australia 1996 | Ilmu Tanah |
Ir. JOKO MARYANTO, M.Si. NIP. 19650319 198901 1 002 NIDN. 0019036505 NUPTK. 7651743644130052 Lektor Kepala / IV b | S1 UNS 1988 S2 ITB 1994 | Ilmu Tanah | |
Ir. PURWANDARU WIDYASUNU, M.Sc. Agr. NIP. 19640426 199002 1 001 NIDN. 0026046404 NUPTK. 9758742643130062 Lektor Kepala / IV b | S1 Pertanian Unsoed 1989 S2 Jerman 1997 | Ilmu Tanah | |
Dr. Ir. MUHAMMAD RIF’AN, M.P. NIP. 19610726 198903 1 003 NIDN. 0026076106 NUPTK. 5058739640130053 Lektor Kepala / IV a | S1 Pertanian UGM 1987 S2 UGM 1997 S3 UGM 2014 | Ilmu Tanah | |
| | Drs. PRASMADJI SULISTYANTO, M.Si. NIP. 19611116 198903 1 002 NIDN. 0016116109 NUPTK. 7448739640130063 Lektor / III c | S1 Geografi UGM 1985 S2 Ilmu Lingkungan UGM 1998 | Ilmu Tanah |
| | RULY EKO KUSUMA KURNIAWAN, S.P., M.P. NIP. 19780420 200604 1 025 NIDN. 0020047806 NUPTK. 1752756657131152 Lektor / III c | S1 Pertanian UGM 2001 S2 Pertanian UGM 2005 | Ilmu Tanah |
| | RATRI NOOR HIDAYAH, S.P., M.Sc. NIP. 19900720 201903 2 018 NIDN. 0020079003 NUPTK. 9052768669230343 Asisten Ahli / III b | S1 Pertanian UNSOED 2012 S2 UGM 2015 | Ilmu Tanah |
| | HANA HANIFA, S.P., M.Sc. NIP. 199411232020122011 NIDN. 0023119401 NUPTK. 4455772673230243 Asisten Ahli / III b | S1 UB 2012 S2 UGM 2017 | Ilmu Tanah |
| | HANIM RAHAYUANI RATNANINGSIH, S.P., M.Si. NIP. 199306142023212054 NUPTK. 1946771672230302 Asisten Ahli/ III b | S1 UNSOED 2015 S2 IPB 2018 | Bioteknologi Tanah dan Lingkungan |
| | SIMBAR SULANJARI SUSANTO, S.P., M.Sc. NIP. 199807112025061009 Tenaga Pengajar /III b | S1 UNSOED 2020 S2 UGM 2024 | Ilmu Tanah (Kimia Kesuburan Tanah) |
| | MAULIDI FIRLANDIANA, S.T., M.Si. NIP.199508142025062009 Tenaga Pengajar /III b | S1 ITB 2018 S2 IPB University 2022 | Bioteknologi dan Mikrobiologi Tanah |
| | TAUFIK WALINONO, S.Pd., M.Sc NIP. 199104212025061004 Tenaga Pengajar /III b | S1 UNY 2013 S2 UGM 2017 | Geografi, Pengelolaan DAS dan Pesisir |
Profil Teknisi Laboratorium
Foto Diri | Nama/NIP/NIDN/ Jabatan/Golongan | Peran | Lokasi Kerja |
Eri Nurvitasari, A.Md.
NIP. 197908072005012001 Operator Laboratorium /IIIc | Teknisi Laboratorium | Laboratorium Ilmu Tanah | |
Narso, A.Md.
NIP. 199003122025211053 Pengelola Layanan Operasional / PPPK VII
| Teknisi Laboratorium | Laboratorium Ilmu Tanah |
PRAKTIKUM LAPANGAN MATA KULIAH
Praktikum Analisis Lanskap Program Studi D3 Pengelolaan Sumberdaya Lahan
Program Studi D3 Pengelolaan Sumberdaya Lahan (PSL) melaksanakan kegiatan Praktikum Analisis Lanskap sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lapangan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami karakteristik bentang alam dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tiga lokasi dengan karakteristik lanskap yang berbeda, yaitu Desa Karangtengah Kecamatan Baturraden, Gunung Tugel Kecamatan Patikraja, dan Pantai Jetis Kabupaten Cilacap.
Kegiatan praktikum ini dibimbing oleh dosen Program Studi D3 Pengelolaan Sumberdaya Lahan, yaitu Ruly Eko Kusuma Kurniawan, S.P., M.P. dan Dr. Muhammad Rif’an. Kedua dosen memberikan pendampingan langsung kepada mahasiswa dalam proses observasi lapangan, identifikasi karakteristik lanskap, serta analisis kondisi lingkungan pada masing-masing lokasi praktikum.
Kegiatan di Desa Karangtengah, Kecamatan Baturraden, difokuskan pada pengamatan lanskap wilayah dataran tinggi dan kawasan penyangga lereng Gunung Slamet. Mahasiswa melakukan identifikasi penggunaan lahan, kondisi vegetasi, sistem budidaya pertanian, serta potensi konservasi tanah dan air. Wilayah ini dipilih karena memiliki karakteristik agroekosistem pegunungan yang penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan sumber daya air.
Gambar. Analisis Lansekap dan Pola Ruang Bentanglahan Vulkanik
Gambar. Analisis Lansekap dan Pola Ruang Bentanglahan Strukrual
Pada lokasi Gunung Tugel, Kecamatan Patikraja, mahasiswa mempelajari dinamika lanskap perbukitan dan kawasan transisi antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Analisis dilakukan terhadap bentuklahan, perubahan tutupan lahan, perkembangan infrastruktur, serta pengaruh aktivitas manusia terhadap kondisi lingkungan sekitar. Lokasi ini memberikan gambaran mengenai tantangan pengelolaan lanskap pada wilayah yang mengalami perkembangan penggunaan lahan secara cepat.
Sementara itu, kegiatan di Pantai Jetis, Kabupaten Cilacap, diarahkan pada kajian lanskap pesisir. Mahasiswa melakukan pengamatan terhadap geomorfologi pantai, dinamika abrasi, aktivitas masyarakat pesisir, serta pemanfaatan sumber daya kawasan pantai. Selain itu, mahasiswa juga mengidentifikasi potensi dan permasalahan lingkungan pesisir sebagai bagian dari pembelajaran pengelolaan wilayah pantai secara terpadu dan berkelanjutan.
Melalui praktikum ini, mahasiswa Program Studi D3 Pengelolaan Sumberdaya Lahan diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan observasi, analisis spasial, interpretasi lingkungan, serta penyusunan rekomendasi pengelolaan lanskap berdasarkan karakteristik wilayah setempat.
Program Studi D3 Pengelolaan Sumberdaya Lahan terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran aplikatif berbasis lapangan guna menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya lahan dan lingkungan secara berkelanjutan.
Gambar. Analisis Lansekap dan Pola Ruang Bentanglahan Marin
PRAKTIKUM LAPANGAN MATA KULIAH
Praktikum Mata Kuliah Survei Tanah dan Evaluasi Lahan
Program Studi D3 Pengelolaan Sumberdaya Lahan
Program Studi D3 Pengelolaan Sumberdaya Lahan (PSL) melaksanakan kegiatan praktikum Mata Kuliah Survei Tanah sebagai bagian dari pembelajaran lapangan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai karakteristik tanah, identifikasi satuan lahan, serta teknik survei dan evaluasi sumber daya lahan di berbagai kondisi bentang alam.
Kegiatan praktikum ini dibimbing oleh Dr. Muhammad Rif’an, M.P. selaku dosen pengampu mata kuliah. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam melakukan pengamatan profil tanah, pengambilan sampel, deskripsi morfologi tanah, serta interpretasi kondisi lahan pada berbagai tipe lingkungan.
Praktikum dilaksanakan di tiga lokasi dengan karakteristik lahan yang berbeda, yaitu Limpakuwus Kecamatan Sumbang, Cunil Gunung Tugel, dan Pantai Widara Payung.
Pada lokasi Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, mahasiswa mempelajari karakteristik tanah pada wilayah dataran tinggi dengan pengaruh aktivitas vulkanik. Kegiatan meliputi identifikasi horizon tanah, tekstur, struktur, warna tanah, serta kondisi drainase dan penggunaan lahannya. Wilayah ini memberikan gambaran mengenai potensi kesuburan tanah dan pemanfaatannya untuk kegiatan pertanian.
Di lokasi Cunil, Gunung Tugel, mahasiswa melakukan survei tanah pada kawasan perbukitan dan lahan dengan topografi bergelombang. Pengamatan difokuskan pada hubungan antara bentuklahan, kemiringan lereng, erosi, dan perkembangan tanah. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari pengaruh aktivitas manusia terhadap perubahan kondisi lahan dan kualitas tanah di kawasan tersebut.
Sementara itu, kegiatan di Pantai Widara Payung diarahkan pada pengamatan karakteristik tanah di wilayah pesisir. Mahasiswa mempelajari sifat tanah berpasir, kondisi salinitas, drainase, serta tantangan pengelolaan lahan pantai. Praktikum ini memberikan wawasan mengenai dinamika lingkungan pesisir dan potensi pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan praktikum Survei Tanah ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan metode survei tanah secara langsung di lapangan serta meningkatkan kemampuan analisis dalam pengelolaan sumber daya lahan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Program Studi D3 Pengelolaan Sumberdaya Lahan dalam menghadirkan pembelajaran aplikatif, kontekstual, dan berbasis pengalaman lapangan guna mendukung kompetensi lulusan yang profesional dan adaptif terhadap tantangan pengelolaan lingkungan.
Gambar. Pengamatan landscape dan kondisi lingkungan titik lokasi pengamatan
