Inovasi Pertanian Dataran Rendah Raih Penghargaan: Prof. Eni Sumarni Dianugerahi Indolivestock Innovation Awards 2026
Dunia inovasi pangan Universitas Jenderal Soedirman kembali menorehkan prestasi gemilang. Guru Besar Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Eni Sumarni, S.TP., M.Si, secara resmi dinyatakan sebagai penerima penghargaan bergengsi Indolivestock Innovation Awards 2026 “Amerta Sidhakarya Pangan Pariskara”.
Penghargaan tertinggi ini diberikan oleh Yayasan Pengembangan Pangan Indonesia (YAPPI) melalui surat resmi nomor 051/YAPPI/IDL/VI/2026. Apresiasi ini menjadi bukti pengakuan atas kontribusi luar biasa Prof. Eni dalam menghadirkan solusi konkret bagi ketahanan pangan nasional di tengah tantangan iklim tropis.
Prof. Dr. Eni Sumarni sukses meraih penghargaan ini berkat invensi revolusionernya yang berjudul: “Aplikasi Root Zone Cooling pada Sistem Aeroponik untuk Produksi Benih Kentang dan Bawang Putih di Dataran Rendah Tropis.” Inovasi ini menjawab tantangan besar sektor pertanian Indonesia, di mana komoditas penting seperti kentang dan bawang putih umumnya memerlukan suhu dingin dataran tinggi untuk memproduksi benih berkualitas. Melalui teknologi Root Zone Cooling (pendinginan zona perakaran) yang diaplikasikan pada sistem aeroponik, Prof. Eni berhasil merekayasa lingkungan tumbuh mini di sekitar akar tanaman.
Dengan diterimanya Indolivestock Innovation Awards 2026 ini, diharapkan hilirisasi riset ini dapat segera diperluas ke tingkat industri dan diadopsi oleh para petani. Produksi benih di dataran rendah akan membuka peluang ekonomi baru, menghemat biaya produksi, dan mengamankan pasokan pangan nasional sepanjang tahun.
Penyerahan penghargaan secara resmi berlangsung pada rangkaian acara Indolivestock 2026 Expo & Forum pada hari Rabu, 17 Juni 2026 bertempat di Pre-Function Hall, Main Lobby A, NICE PIK 2, yang mempertemukan para pakar, pelaku industri, dan pemangku kebijakan sektor pangan dan peternakan dari berbagai belahan dunia.
#TeknikPertanian #FapertaUnsoed #SDGs2 #SDGs4



