Back

Kolaborasi Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian UNSOED, BPOM, dan HIMATETA Sukses Gelar Edukasi Regulasi Pangan Olahan dan Karier di BPOM

Program Studi Teknologi Pangan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (Himateta), sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Get To Know BPOM Goes to Campus” pada Jumat, 19 Juni 2026. Berpusat di Auditorium Fakultas Pertanian UNSOED, acara yang berfokus pada bidang pengawasan peredaran pangan olahan ini dihadiri oleh 150 mahasiswa dengan penuh antusias serta Dosen program studi Teknologi Pangan.

Kegiatan kolaboratif ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Akademik Fakultas Pertanian, Susanto Budi Sulistyo, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pemahaman mengenai regulasi riil di lapangan merupakan pelengkap krusial bagi teori ilmiah yang didapatkan mahasiswa di bangku perkuliahan. Turut hadir memberikan dukungan penuh dalam acara ini, Koordinator Program Studi Teknologi Pangan, Dr. Pepita Haryanti, Ketua Alumni Teta, Junedi, S.TP, serta Pembina Himateta, David Rusliman, M.T.P.

Pihak penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak serta jajaran pimpinan Fakultas Pertanian UNSOED yang telah memberikan dukungan fasilitas dan kebijakan sehingga acara ini dapat terlaksana dengan sangat baik. Ucapan terima kasih khusus juga ditujukan kepada tim BPOM yang telah menyempatkan waktu di tengah agenda yang padat untuk hadir langsung di Purwokerto guna mengedukasi generasi muda.

Hadir sebagai pemateri pertama, Ketua Tim Pengawasan Label dan Iklan Pangan BPOM, Erni Rahmawati, STP.,M.K.M, mengupas tuntas materi “Pengawasan Label Pangan Olahan”. Beliau menekankan bahwa label pangan bukan sekadar hiasan kemasan, melainkan instrumen hukum dan hak konsumen untuk mendapatkan informasi yang jujur dan tidak menyesatkan.

Melanjutkan topik digitalisasi, Made Nita Sintari, S.KM. (Pengawas Farmasi Ahli Pertama) membawakan materi mengenai “Penggunaan Sosial Media Digital untuk Marketing Produk Pangan”. Di era modern ini, pemasaran kreatif lewat media sosial berkembang pesat, namun Made mengingatkan agar para calon inovator pangan tetap mematuhi koridor hukum dan etika periklanan agar terhindar dari sanksi overclaiming.

Tak kalah menarik, sesi terakhir menjadi ajang motivasi karier bagi mahasiswa yang disampaikan oleh Vidya Hartiningrum, S.TP (Pengawas Farmasi Ahli Pertama). Dalam materi “Merangkai Strategi untuk Bekerja khususnya di Instansi BPOM”, Vidya membagikan tips praktis bagi lulusan Teknologi Pangan untuk dapat berkarier sebagai Pengawas Farmasi dan Makanan. Ia menggarisbawahi bahwa pemahaman komprehensif terhadap rantai pasok pangan (food supply chain) dan standar keamanan pangan adalah modal utama untuk lolos dan berkontribusi di instansi BPOM.

Melalui sinergi kuat antara akademisi Prodi Teknologi Pangan, organisasi mahasiswa HIMATETA, dan regulator dari BPOM, kegiatan dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya inovatif di bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang tinggi demi kemajuan industri pangan nasional yang aman dan bermutu.

#TeknologiPanganDoTheBestGetTheBest#