Back

Tim Peneliti Faperta UNSOED Sampaikan Perkembangan Riset Bioenergi Minyak Jelantah dalam Progress Review Research Grant Bank Indonesia 2026

PURWOKERTO – Tim Peneliti dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) menyampaikan paparan perkembangan penelitian dalam agenda progress review Research Grant Bank Indonesia (RGBI) 2026 yang diselenggarakan secara daring pada Jumat (11/9/2026). Presentasi ini bertujuan untuk melaporkan capaian serta temuan sementara dari penelitian berjudul Model Bisnis Bioenergi Minyak Jelantah Berbasis Komunitas Untuk Sistem Energi Sirkular yang berhasil mendatangkan pendanaan melalui program RGBI Tahun 2026.
Kegiatan penelitian yang dipromotori oleh kolaborasi akademisi dan praktisi kebijakan ini diketuai oleh Dr. Furqon bersama anggota tim Budiyoko dan Malinda Aptika Rachmah dari Fakultas Pertanian UNSOED, Prof. Suharno dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSOED, serta M. Anwari Leksono dari Bappenas. Sejak dimulainya riset pada Juli 2026, tim telah mengumpulkan berbagai data lapangan terkait potensi pengelolaan minyak goreng bekas berbasis komunitas. Pada kesempatan review ini, hadir langsung jajaran perwakilan Bank Indonesia selaku pihak penyelenggara dan penyedia hibah, serta peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang bertindak sebagai reviewer independen untuk mengevaluasi jalannya riset.

Dalam pemaparannya, Dr. Furqon menjelaskan kerangka model bisnis yang menempatkan masyarakat sebagai aktor kunci dalam rantai nilai pengumpulan hingga pengolahan minyak jelantah menjadi bioenergi. Pemetaan awal yang dilakukan sejak Juli lalu menunjukkan bahwa potensi limbah minyak goreng dari skala rumah tangga dan UMKM di Kabupaten Banyumas sangat melimpah, namun masih memerlukan tata kelola kelembagaan komunitas yang kuat agar pasokannya tetap konsisten. Model bisnis sirkular yang ditawarkan tidak hanya menitikberatkan pada aspek pengurangan limbah lingkungan semata, melainkan juga dirancang untuk memberikan insentif dan dampak ekonomi balik yang nyata bagi masyarakat dan actor yang terlibat.
Pihak Bank Indonesia menyambut baik pemaparan perkembangan yang disampaikan dan mengapresiasi progres lapangan yang telah dicapai tim peneliti dalam waktu tiga bulan terakhir.  Sementara itu, reviewer dari BRIN memberikan masukan konstruktif terkait hasil temuan sementara, dan formulasi rekomendasi kebijakan agar model bisnis yang dihasilkan kelak dapat diimplementasikan secara terukur dan direplikasi di daerah lain.
Melalui tanggapan serta masukan yang didapatkan selama sesi evaluasi tersebut, tim peneliti dariUNSOED dan Bappenas berkomitmen untuk menyempurnakan analisis data dan strategi pelaksanaan riset pada tahap selanjutnya. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, baik secara akademis maupun praktis, dalam mendukung kemandirian energi nasional dan pengembangan ekonomi sirkular berbasis masyarakat.