Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian UNSOED Ikuti Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP Digital Marketing

Purwokerto- Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bidang Digital Marketing bagi mahasiswa. Rangkaian pelatihan telah dimulai sejak 29 Juni 2026, sementara ujian sertifikasi kompetensi dilaksanakan secara offline pada 6 Juli 2026 bertempat di Laboratorium Terpadu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNSOED.

Acara pembukaan pelatihan dan sertifikasi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian UNSOED. Sambutan Dekan Fakultas Pertanian yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Susanto Budi Sulistyo, S.TP., M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya penguatan kompetensi lulusan agar mampu bersaing di dunia kerja pada era digital saat ini. Menurutnya, penguasaan keterampilan digital menjadi salah satu kunci daya saing lulusan perguruan tinggi di tengah transformasi teknologi yang berlangsung cepat di berbagai sektor, termasuk sektor pertanian dan agribisnis.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, S.P., M.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi BNSP Digital Marketing diselenggarakan untuk membekali mahasiswa lulusan Program Studi Agribisnis dengan kompetensi yang relevan dan diakui secara nasional. Ia menegaskan bahwa salah satu kompetensi utama lulusan Agribisnis adalah di bidang pemasaran, khususnya pemasaran digital (digital marketing), sehingga sertifikasi ini menjadi pelengkap penting bagi kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri.
Kompetensi digital marketing dinilai semakin krusial seiring dengan pergeseran pola pemasaran produk pertanian dan agribisnis dari metode konvensional menuju pemasaran berbasis digital. Kemampuan mengelola media sosial, strategi konten, serta pemasaran daring lainnya menjadi bekal yang dibutuhkan lulusan untuk mendukung pemasaran produk pertanian secara lebih luas, efisien, dan kompetitif, sekaligus membuka peluang wirausaha berbasis digital bagi mahasiswa.

Melalui pelatihan dan uji kompetensi ini, mahasiswa yang dinyatakan lulus akan memperoleh Sertifikat Kompetensi BNSP bidang Digital Marketing sebagai bentuk pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki. Sertifikat ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah dan bukti kompetensi yang diakui secara nasional bagi mahasiswa dalam menghadapi persaingan dunia kerja maupun dalam mengembangkan usaha di bidang agribisnis berbasis digital.
Kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian UNSOED dalam meningkatkan mutu lulusan melalui penguatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus mendukung visi UNSOED dalam mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital


