Kolaborasi Dosen Fakultas Pertanian UNSOED dengan LPPM UNISRI Surakarta dalam Pelatihan Optimalisasi AI untuk Menyusun Proposal Penelitian
PURWOKERTO — Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Dr. Akhmad Rizqul Karim, SP., M.Sc., hadir sebagai narasumber utama dalam “Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Penyusunan Proposal Penelitian”. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta di Gedung Kuliah Bersama UNISRI, pada Jumat (8/5/2026). Materi yang disampaikan Dr. Rizqul bertujuan untuk mentransformasi cara para akademisi UNISRI dalam menyusun proposal riset melalui optimalisasi teknologi AI.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Ketua LPPM UNISRI, Yannie Asrie Widanti, S.T.P., M.Gizi., M.Pd., ini diikuti oleh sekitar 20 dosen undangan. Dalam kapasitasnya, Dr. Rizqul menjelaskan tentang mindset fungsi dan penggunaan AI untuk menggali dan mengembangkan ide penelitian, mencari literatur ilmiah yang valid, merumuskan novelty (kebaruan), hingga menyusun draft proposal penelitian sesuai dengan panduan BIMA. Pelatihan yang dimoderatori oleh Dr. Akhmad Mustofa, S.TP., M.Si. dirancang untuk menghasilkan luaran proposal yang sesuai dengan standar panduan BIMA-Diktisaintek.
Dalam sesi pemaparannya, Dr. Rizqul menyoroti pentingnya pondasi berpikir (mindset) sebelum menggunakan teknologi. “Penguasaan teknologi AI saat ini penting untuk dilakukan dalam rangka meningkatkan produktivitas dosen dalam melakukan Tridharma perguruan tinggi,” tegasnya di hadapan para peserta. Ia membedah taktik jitu berupa seni penyusunan prompt yang spesifik dan cara mengombinasikan berbagai alat AI sekaligus, sehingga AI tidak hanya sekadar mencari data, tetapi bertindak sebagai asisten riset yang tajam dan analitis.
Melalui pendampingan dan pemaparan komprehensif dari Dr. Rizqul tersebut, para dosen UNISRI diharapkan dapat menyusun naskah akademis dengan lebih efisien dan berkualitas. Transfer pengetahuan lintas institusi ini menjadi langkah progresif untuk mencetak draf proposal penelitian yang kompetitif, inovatif, dan berpeluang tinggi lolos skema pendanaan riset skala nasional.



