Bekali Mahasiswa Sebelum Terjun ke Lapangan, Prodi Agribisnis Gelar Sosialisasi PKL di Auditorium Faperta

Purwokerto, – Program Studi S1 Agribisnis Angkatan 2024 menyelenggarakan kegiatan pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa di Auditorium Fakultas Pertanian pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai prosedur operasional serta kesiapan mental mahasiswa sebelum terjun langsung ke dunia industri pertanian.

Hadir sebagai narasumber utama, Malinda Aptika Rachmah, S.P., M.Sc, memaparkan secara detail mengenai berbagai aspek teknis yang harus dipenuhi oleh para peserta. Dalam sesinya, ia menekankan bahwa PKL bukan sekadar formalitas akademik, melainkan jembatan penting untuk mengaplikasikan ilmu agribisnis di lapangan.
“Mahasiswa harus memahami secara detail seluruh proses syarat dan ketentuan Praktik Kerja Lapangan yang telah ditetapkan oleh universitas. Hal ini penting agar pelaksanaan di lapangan berjalan sinkron dengan target capaian pembelajaran kita,” ujar Malinda Aptika Rachmah saat memberikan pengarahan di hadapan ratusan mahasiswa.
Malinda juga menjelaskan bahwa persyaratan administrasi dan pemilihan lokasi PKL harus dilakukan secara cermat. Menurutnya, kesesuaian antara konsentrasi studi mahasiswa dengan profil perusahaan atau mitra tempat PKL akan menentukan kualitas pengalaman yang didapatkan. Ia mengingatkan mahasiswa untuk proaktif dalam melengkapi berkas sejak dini agar tidak menghambat proses keberangkatan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa yang berangkat sudah memiliki bekal yang cukup, baik dari segi dokumen administrasi maupun pemahaman etika di dunia kerja nantinya,” tambahnya.
Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab mengenai mekanisme penyusunan laporan PKL dan kriteria penilaian dari pihak mitra. Melalui pembekalan ini, diharapkan mahasiswa S1 Agribisnis Angkatan 2024 dapat menjalankan praktik lapangan dengan profesionalisme tinggi serta mampu membawa inovasi bagi sektor agribisnis di lokasi penempatan masing-masing.


