Back

Fakultas Pertanian Unsoed Gelar Pelatihan Sistem Informasi OBE Guna Perkuat Penjaminan Mutu

Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengisian Sistem Informasi Outcome-Based Education (SI OBE) pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan yang bertempat di Ruang Rapat Besar Fakultas Pertanian ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas serta tim Gugus Kendali Mutu (GKM) dari seluruh program studi jenjang D3 dan S1 di lingkungan Fakultas Pertanian. Eka Oktaviani, S.Si., M.,Biotech. selaku Ketua Panitia menyatakan bahwa pelatihan ini diinisiasi sebagai langkah konkret dalam menyelaraskan proses administrasi akademik dengan standar pendidikan berbasis capaian pembelajaran yang kini menjadi tuntutan global.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Susanto Budi Sulistyo, S.TP., M.Si., Ph.D. dan dipandu oleh Ibu Woro Sri Suharti, Ph.D., dosen dari Program Studi Proteksi Tanaman selaku moderator. Dalam pengantarnya, beliau menekankan bahwa implementasi OBE bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak bagi institusi pendidikan modern. Transformasi dari kurikulum konvensional menuju OBE memerlukan sistem pendukung yang andal, salah satunya melalui digitalisasi data akademik yang terintegrasi secara sistematis dalam SI OBE Unsoed.

Menghadirkan pakar di bidangnya, kegiatan ini menghadirkan Ardiansyah,S.TP., M.Si., Ph.D. sebagai narasumber utama. Beliau merupakan dosen dari Program Studi Teknik Pertanian yang saat ini juga mengemban amanah sebagai Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Pembelajaran, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPMPP) Unsoed. Kehadiran beliau memberikan bobot tersendiri dalam memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai kebijakan teknis universitas terkait sistem informasi tersebut.

Dalam sesi pemaparan, Ardiansyah, Ph.D. menyampaikan materi bertajuk “Konsep Penting dalam Sistem Informasi Outcome-Based Education (SI OBE)”. Beliau mengupas tuntas mengenai bagaimana sistem informasi ini dirancang untuk memetakan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga metode penilaian yang objektif. Pemahaman konsep ini dinilai krusial agar para dosen dan pengelola prodi memiliki persepsi yang sama dalam menginput dan mengolah data akademik mahasiswa. Beliau juga menginformasikan dalam rangka implementasi akuntabilitas, SI OBE dapat diakses secara publik, sehingga asesor maupun publik dapat melihat SI OBE untuk mengetahui lebih detail mengenai kurikulum dari program studi yang ada di Fakultas Pertanian Unsoed.

Setelah sesi teori, agenda langsung dilanjutkan dengan demonstrasi pengisian sistem OBE dan praktik pengisian secara mandiri. Pada sesi ini, tim Gugus Kendali Mutu (GKM) dari prodi D3 dan S1 Fakultas Pertanian didampingi secara intensif oleh para fasilitator yang terdiri dari para anggota GKM untuk menguji coba memasukkan data riil kurikulum mereka ke dalam aplikasi. Praktik langsung ini berjalan interaktif, di mana para peserta aktif berdiskusi mengenai kendala teknis dan solusi pengisian demi memastikan keakuratan data yang diinput.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka pemantapan pemahaman institusi dan sangat erat kaitannya dengan persiapan menghadapi akreditasi program studi, baik skala nasional maupun internasional. Rekam jejak penilaian berbasis OBE yang tersimpan dengan baik dalam SI OBE akan menjadi bukti fisik (evidence) yang sangat kuat bagi para asesor. Melalui kesiapan sistem dan komitmen seluruh tim GKM ini, Fakultas Pertanian Unsoed optimis dapat mempertahankan dan meningkatkan raihan akreditasi unggul bagi seluruh program studinya.