Perkuat Evaluasi Pembelajaran Lewat Optimalisasi ELDIRU dan GenAI
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar pelatihan intensif bertajuk “Optimalisasi ELDIRU untuk Evaluasi Proses Pembelajaran dengan GenAI” pada Jum’at, 6 Februari 2026. Bertempat di Ruang Rapat Besar Gedung A lantai 2 Fakultas Pertanian, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dosen dalam menyusun evaluasi akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan Dr. Akhmad Rizqul Karim, S.P., M.Sc., dosen Agribisnis UNSOED, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pemanfaatan platform ELDIRU sebagai pusat kendali penilaian mahasiswa yang terintegrasi. “Pemanfaatan GenAI bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk membantu dosen menghasilkan soal-soal berkualitas yang selaras dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Dengan bantuan prompt yang tepat, proses penyusunan evaluasi menjadi lebih presisi dan hemat waktu,” ujar Dr. Akhmad Rizqul Karim di sela-sela materinya.
Lebih lanjut, narasumber menjelaskan berbagai fitur canggih di ELDIRU yang dapat dioptimalkan melalui kecerdasan buatan. Fokus pelatihan mencakup pembuatan tujuh jenis soal kunci, mulai dari Multiple Choice (Pilihan Ganda), Matching (Menjodohkan), hingga soal berbasis hitungan seperti Numerical dan Calculated Multichoice. Peserta juga dibekali teknik menyusun soal Embedded Answers (Cloze), Ordering (Mengurutkan), serta penggunaan fitur Essay Auto-Grade untuk penilaian otomatis yang lebih akurat.
Ketua Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, S.P., M.P., berharap pelatihan ini memberikan dampak signifikan terhadap mutu pendidikan di lingkungan fakultas. “Kami ingin memastikan bahwa setiap evaluasi yang diberikan kepada mahasiswa memiliki standar akademik yang tinggi namun tetap relevan dengan kemajuan teknologi digital saat ini,” pungkasnya.
Pelatihan ini dihadiri oleh jajaran dosen di lingkungan Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian yang tampak antusias mempraktikkan langsung pembuatan soal menggunakan instruksi AI pada perangkat mereka masing-masing.



