Kick off Mata Kuliah Capstone Design Program Teknik Pertanian
Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) secara resmi memulai pelaksanaan mata kuliah Capstone Design sebagai bagian dari kurikulum Program Studi Teknik Pertanian. Mata kuliah ini dirancang sebagai puncak pembelajaran yang mengintegrasikan capaian mahasiswa selama masa studi, sekaligus menjadi wadah penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan rekayasa dalam menyelesaikan permasalahan nyata yang ada di mitra melalui kegiatan perancangan dan fabrikasi.
Capstone Design menekankan pendekatan project-based learning, di mana mahasiswa bekerja secara berkelompok untuk merancang solusi inovatif dan aplikatif. Setiap tim diwajibkan menghasilkan prototipe skala 1:1 yang dapat berupa alat, mesin, sistem pertanian, maupun sistem informasi pertanian. Produk yang dihasilkan diharapkan relevan dengan kebutuhan mitra, baik petani, industri, maupun masyarakat luas.
Ardiansyah, Ph.D. selaku Koordinator Tim Pengajar Capstone Design menyampaikan bahwa mata kuliah ini bukan hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, serta kolaboratif. “Capstone Design menjadi jembatan antara teori dan praktik nyata. Mahasiswa belajar menjadi problem solver sekaligus inovator yang siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan,” ungkapnya dalam kegiatan Kick off Mata Kuliah Capstone Design.
Fokus utama mata kuliah ini mencakup lima bidang Teknik Pertanian, yaitu alat pertanian pra dan pasca panen, mesin pertanian, sistem pertanian dan agroindustri, sistem informasi pertanian berbasis teknologi digital, serta infrastruktur pendukung pertanian. Pada akhir semester, seluruh karya mahasiswa akan dipamerkan dalam Capstone Expo, sebuah ajang presentasi dan diseminasi inovasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.
Selain itu, dalam kegiatan ini hadir pula Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pertanian, Susanto Budi Sulistyo, Ph.D. “Karya yang memiliki kebaruan dan keunggulan tinggi akan didorong untuk dipublikasikan melalui seminar, prosiding, atau jurnal ilmiah. Bahkan, produk yang berpotensi komersial dapat diajukan sebagai paten atau bentuk kekayaan intelektual lainnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Dengan hadirnya Capstone Design, Program Studi Teknik Pertanian UNSOED berharap dapat mencetak lulusan Sarjana Teknik yang kompeten, inovatif, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kewirausahaan berbasis teknologi pertanian. Mata kuliah ini sekaligus menjadi komitmen UNSOED dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan melalui pendidikan tinggi yang relevan dan berdampak nyata.



