Back

AIMA 2026 Tingkat UPPS Fakultas Pertanian UNSOED Dilaksanakan untuk Memperkuat Mutu dan Tata Kelola Fakultas

Purwokerto, 2 Oktober 2026 — Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Faperta UNSOED) melaksanakan Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) Tahun 2026 tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS) pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan audit berlangsung di Ruang Rapat Dekan Fakultas Pertanian dan menjadi bagian penting dalam upaya memastikan pelaksanaan sistem penjaminan mutu akademik berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Kegiatan AIMA 2026 menghadirkan auditor dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UNSOED, yaitu Prof. Dr. Dwi Sarwani Sri Rejeki, S.KM., M.Kes. (Epid) dan Prof. Dr. Mite Setiansah, M.Si. Kedua auditor melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap berbagai aspek pengelolaan akademik serta tata kelola UPPS Fakultas Pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, pihak auditan Fakultas Pertanian dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Susanto Budi Sulistyo, S.TP., M.Si., PhD, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Budi Dharmawan, S.P., M.Si., PhD, Kepala Bagian Tata Usaha Ali Nurudin, S.Sos., M.A., serta Ketua Tim Keuangan dan Umum Riki Imirya Heidiyanti, S.P.

Pelaksanaan AIMA menjadi sarana evaluasi terhadap kesesuaian antara pelaksanaan kegiatan di tingkat fakultas dengan standar mutu yang telah ditetapkan. Selain melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen, auditor juga memberikan masukan dan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan serta dokumentasi kegiatan akademik dan non-akademik di lingkungan Fakultas Pertanian.

Dalam proses audit, terdapat sejumlah temuan negatif atau aspek yang masih perlu diperbaiki. Beberapa di antaranya adalah dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang belum terkumpul secara lengkap, belum tersedianya laporan survei kepuasan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta belum tersusunnya laporan penegakan etika akademik.

Selain itu, audit juga mengidentifikasi perlunya penguatan dokumentasi dan pelaporan pada beberapa aspek lainnya, yaitu laporan terkait aspek kepemimpinan, laporan kegiatan kemahasiswaan, serta laporan tracer study. Temuan-temuan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Fakultas Pertanian untuk segera melakukan tindak lanjut dan penyempurnaan dokumen pendukung sistem penjaminan mutu. Hasil audit diharapkan dapat menjadi dasar bagi fakultas untuk memperkuat sistem dokumentasi, meningkatkan konsistensi pelaksanaan kegiatan, serta memastikan seluruh proses akademik dan tata kelola dapat dibuktikan melalui dokumen yang lengkap dan terdokumentasi dengan baik.

Melalui pelaksanaan AIMA 2026, Fakultas Pertanian UNSOED berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap temuan dan rekomendasi auditor. Tindak lanjut tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya mutu di lingkungan fakultas sekaligus mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, tata kelola, kemahasiswaan, serta layanan akademik secara berkelanjutan.

Pelaksanaan AIMA tingkat UPPS ini juga menjadi momentum penting bagi Fakultas Pertanian dalam mempersiapkan dan memperkuat berbagai aspek penjaminan mutu, khususnya dalam menghadapi proses evaluasi dan akreditasi program studi. Dengan tindak lanjut yang sistematis terhadap hasil audit, Fakultas Pertanian diharapkan semakin siap mewujudkan tata kelola yang akuntabel, terdokumentasi, berorientasi pada mutu, dan berkelanjutan.

#sdgs4

#unsoed