Delegasi Prancis Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Fakultas Pertanian Unsoed
Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pada hari Kamis, 21 Juni 2026 menerima kunjungan delegasi dari Institut Agro Montpellier, Prancis dalam rangka penjajakan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Fakultas Pertanian Unsoed dalam memperkuat jejaring global sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Pertemuan yang berlangsung di Fakultas Pertanian Unsoed tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, para ketua jurusan, para koordinator program studi, para guru besar, tim kerja sama, serta dosen Fakultas Pertanian Unsoed. Delegasi Prancis dipimpin oleh Dr. Christophe Lesueur yang memaparkan berbagai peluang kolaborasi akademik dan riset berbasis laboratorium.

Dalam diskusi tersebut, kedua institusi membahas sejumlah peluang kerja sama internasional yang mencakup program double degree, pertukaran mahasiswa jenjang magister dan doktor, program doktoral berbasis riset (PhD), short research di laboratorium, hingga penyelenggaraan short course internasional. Selain itu, peluang mobilitas mahasiswa dan staf melalui program Erasmus juga menjadi salah satu fokus utama pembahasan.
Kerja sama ini sejalan dengan implementasi SDG 4 melalui upaya peningkatan akses pendidikan berkualitas, penguatan kompetensi global mahasiswa, serta pengembangan kapasitas akademik dosen dan peneliti. Program pertukaran mahasiswa, riset internasional, dan kolaborasi akademik diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran lintas budaya sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional.
Di sisi lain, kolaborasi antara Fakultas Pertanian Unsoed dan Institut Agro Montpellier juga mencerminkan komitmen terhadap SDG 17 melalui penguatan kemitraan global antar perguruan tinggi. Sinergi internasional ini diharapkan mampu memperluas jejaring penelitian, membuka akses pendanaan internasional, serta mendorong pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Delegasi Institut Agro Montpellier menyampaikan kesiapan untuk membantu Fakultas Pertanian Unsoed dalam mengidentifikasi peluang beasiswa dan program pendanaan internasional yang relevan bagi mahasiswa maupun dosen. Pendekatan kerja sama diarahkan melalui penguatan jejaring laboratorium dan kesesuaian bidang penelitian antara kedua institusi. Menurut Christophe Lesueur, keberhasilan kerja sama internasional sangat ditentukan oleh kecocokan topik penelitian, laboratorium, serta pembimbing akademik yang terlibat.

Selain membahas program akademik dan riset, diskusi juga menyoroti pentingnya kesiapan mahasiswa dalam mengikuti program internasional. Mahasiswa yang akan mengikuti program pertukaran maupun riset di Prancis diharapkan memiliki kemampuan bahasa Inggris minimal level B1 atau B2 serta kesiapan adaptasi budaya selama tinggal di luar negeri.
Fakultas Pertanian Unsoed juga menegaskan komitmennya dalam mengembangkan riset pertanian berkelanjutan, termasuk pengurangan penggunaan pestisida dan penerapan teknologi ramah lingkungan. Kesamaan visi tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan kolaborasi jangka panjang antara kedua institusi.
Melalui kerja sama ini, Fakultas Pertanian Unsoed berharap dapat membuka akses internasional yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen, memperkuat kualitas pendidikan tinggi pertanian, serta memperluas kontribusi institusi dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat global.

#sdg4
#sdg17
#fapertaunsoed


