Mempererat Silaturahmi dalam Kebersamaan Idul Fitri 1447 H: Keluarga Besar Fakultas Pertanian Unsoed
Purwokerto, 25 Maret 2026 — Dalam rangka merayakan Idul Fitri 1447 H, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan kegiatan silaturahmi yang diikuti oleh seluruh keluarga besar fakultas. Kegiatan dilaksakan di Hall lantai 1 Gedung A. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan akademik.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekhidmatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Silaturahmi Idul Fitri tidak hanya menjadi ajang saling bermaaf-maafan, tetapi juga sarana untuk membangun komunikasi yang lebih harmonis antar civitas akademika.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian Unsoed (Prof. Dr. Ir. Sakhidin, M.P.) menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan diri serta memperkuat sinergi dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu menjadi fondasi dalam meningkatkan kinerja dan kolaborasi di masa mendatang.
Sebelum kegiatan ramah tamah, acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Dr. Shofiyulloh, S.H.I., M.H.I. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat keikhlasan, serta menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah serta hubungan sosial.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah yang semakin mempererat keakraban antar peserta. Suasana kekeluargaan terlihat jelas dari interaksi yang terjalin, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam lingkungan Fakultas Pertanian.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan seluruh civitas akademika Fakultas Pertanian Unsoed dapat terus menjaga keharmonisan serta meningkatkan semangat kolaboratif dalam mendukung kemajuan institusi. Sebagai penutup, seluruh peserta saling bersalaman dan menyampaikan ucapan “mohon maaf lahir dan batin”, sebagai wujud dari makna Idul Fitri yang penuh dengan nilai keikhlasan dan kebersamaan.




