Program Studi Teknik Pertanian Selenggarakan Pembekalan Magang Berdampak
Program Studi Teknik Pertanian menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Mahasiswa Magang sebagai agenda strategis dalam mendukung implementasi Kampus Berdampak pada Hari Senin, 02 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kuliah D.2.06 dengan tujuan memberikan bekal komprehensif kepada mahasiswa sebelum mereka terjun langsung ke dunia industri dan dunia kerja, sehingga mampu memadukan kompetensi akademik dengan keterampilan profesional yang relevan. Pada tahap persiapan, mahasiswa mendapatkan arahan mendalam mengenai etika profesional, budaya kerja industri, serta pentingnya menjaga disiplin dan tanggung jawab selama magang. Selain itu, mahasiswa dilatih untuk menyusun logbook, memahami sistem pelaporan, serta mengidentifikasi capaian pembelajaran yang harus diraih. Aspek administratif juga menjadi perhatian utama, di mana mahasiswa diperkenalkan dengan alur teknis pelaksanaan melalui SI MBKM, mulai dari proses pendaftaran, konversi mata kuliah, hingga mekanisme monitoring kegiatan.
Pada tahap pelaksanaan magang, mahasiswa dituntut untuk mengimplementasikan kompetensi bidang Teknik Pertanian secara nyata di mitra industri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga ruang pembelajaran kontekstual yang memperkaya pengalaman mahasiswa. Melalui interaksi langsung dengan dunia kerja, mahasiswa berkesempatan mengasah hard skills seperti penguasaan teknologi dan metode pertanian, serta soft skills yang meliputi komunikasi efektif, kemampuan problem solving, kepemimpinan, dan kerja tim. Dengan demikian, magang menjadi wahana pembentukan karakter profesional sekaligus penguatan daya saing lulusan.
Setelah menyelesaikan masa magang, mahasiswa diwajibkan menyusun laporan akhir yang memuat refleksi pengalaman, capaian pembelajaran, serta kontribusi nyata yang telah dilakukan di mitra industri. Laporan tersebut kemudian dipresentasikan dalam bentuk seminar hasil sebagai bagian dari proses akademik. Seluruh kelengkapan administrasi, termasuk laporan dan dokumen pendukung, harus diunggah melalui SI MBKM untuk keperluan evaluasi dan konversi nilai. Tahap ini menjadi penutup sekaligus sarana penilaian komprehensif terhadap keberhasilan mahasiswa dalam menjalani program magang.
Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi Teknik Pertanian, Prof. Dr. Eni Sumarni, S.TP., M.Si., menegaskan bahwa mahasiswa peserta MBKM tidak hanya dituntut untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga harus mampu menjaga diri dan berperilaku sesuai etika profesional. Beliau menyampaikan, “Mahasiswa yang mengikuti program MBKM adalah representasi dari Program Studi Teknik Pertanian. Oleh karena itu, setiap peserta harus senantiasa menjaga diri, nama baik almamater, menunjukkan integritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme di tempat magang.”
Melalui kegiatan pembekalan ini, Program Studi Teknik Pertanian menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memiliki integritas, etos kerja, dan kemampuan berkolaborasi yang tinggi. Dengan bekal yang matang, lulusan Program Studi Teknik Pertanian diharapkan mampu menjadi profesional yang adaptif, inovatif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat serta dunia industri.




