Back

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah menyediakan prasarana yang baik dan nyaman yang dapat memenuhi kebutuhan sivitas akademika untuk proses perkuliahan dan berbagai kegiatan akademik lainnya

Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong semangat kewirausahaan mahasiswa melalui kegiatan Sosialisasi PMW 2026. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 15.00 WIB secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh lebih dari 500 mahasiswa Fakultas Pertanian. Selain dihadiri oleh ratusan mahasiswa, kegiatan ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian, para Wakil Dekan, pengampu mata kuliah Agrotechnopreneurship, serta Tim PMW Fakultas Pertanian.

Acara diawali dengan sambutan Ketua PMW Faperta 2026, Dian Novitasari, S.TP., M.Si. Dalam sambutannya disampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memotivasi mahasiswa agar berani mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Ia juga menyampaikan bahwa tim PMW akan melanjutkan kegiatan ini dengan coaching dan pendampingan intensif, sehingga proposal yang disusun mahasiswa benar-benar kompetitif dan layak lolos pendanaan. Program ini diharapkan menjadi sarana belajar berwirausaha secara nyata, sehingga ke depan lulusan tidak hanya berorientasi sebagai job seeker, tetapi juga mampu menjadi job creator.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Dekan Fakultas Pertanian, Sakhidin, M.P. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman. Fakultas juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PMW 2026 serta berharap semakin banyak mahasiswa Fakultas Pertanian yang berhasil lolos pendanaan pada tahun ini.

Memasuki sesi inti, materi pertama disampaikan oleh Malinda Aptika Rachmah, S.P., M.Sc., yang membahas secara rinci mengenai sistematika proposal dan laporan PMW serta mekanisme pelaksanaan program. Materi ini memberikan pemahaman teknis kepada mahasiswa agar mampu menyusun proposal secara sistematis, terstruktur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Indro Prakoso, S.T., M.T., dengan tema “Revolusi Digital dalam Kewirausahaan.” Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya adaptasi teknologi digital dalam pengembangan usaha, mulai dari pemasaran digital, pemanfaatan data, hingga inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan daya saing usaha mahasiswa.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, baik terkait teknis penyusunan proposal maupun strategi pengembangan ide usaha agar lebih inovatif dan berpeluang besar mendapatkan pendanaan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian berharap lahir proposal-proposal inovatif dan kompetitif yang tidak hanya berorientasi pada pendanaan, tetapi juga mampu menjadi langkah awal mahasiswa dalam membangun jiwa kewirausahaan yang tangguh dan berkelanjutan