Perkuat Kurikulum Masa Depan, Agribisnis Unsoed Gelar Workshop RPS Berbasis OBE
Program Studi S1 dan D3 Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Jumat, 13 Februari 2026. Bertempat di Ruang Rapat Besar Gedung A Lantai 2, kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum dengan standar pendidikan modern yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.
Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan Program Studi Agribisnis, Lutfi Zulkifli, S.P., M.Si.. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa pembaruan RPS merupakan langkah krusial bagi keberlangsungan kualitas pendidikan di jurusan tersebut. “Penyusunan RPS ini sangat penting karena saat ini Program Studi Agribisnis sedang mengarah pada implementasi penuh sistem pembelajaran berbasis OBE,” ujar Lutfi di hadapan para dosen peserta workshop. Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Pertanian Unsoed, Prof. Dr. Ir. Sakhidin, M.P., menyambut positif inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa penerapan OBE bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan di lingkungan fakultas untuk menjamin kompetensi mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan industri.”Kami sangat mengapresiasi workshop ini. Implementasi OBE memang sudah harus dilaksanakan di seluruh lingkungan Fakultas Pertanian demi memberikan manfaat nyata bagi pengembangan program studi ke depan,” tutur Prof. Sakhidin sebelum membuka acara secara simbolik.
Workshop dilanjutkan dengan sesi pemaparan RPS OBE oleh masing-masing perwakilan penanggung jawab mata kuliah. Beberapa pengampu memaparkan rencana pembelajaran yang kini lebih menitikberatkan pada metode Case-Based Learning (CBL) dan Project-Based Learning (PjBL). Melalui sesi diskusi intensif, para dosen diharapkan mampu menyusun dokumen instruksional yang lebih adaptif dan terukur untuk Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung dari pagi hingga sore yang dihadiri oleh dosen jurusan sosial ekonomi pertanian.



