BIDANG KEAHLIAN ILMU TANAH PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAPERTA UNSOED SUKSES SELENGGARAKAN SEMINAR NASIONAL HITI 2013

Avatar psi_faperta
Versi ramah cetak
BIDANG KEAHLIAN ILMU TANAH PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAPERTA UNSOED SUKSES SELENGGARAKAN SEMINAR NASIONAL HITI 2013

Ilmu Tanah/Pengelolaan Sumberdaya Lahan merupakan salah satu bidang keahlian pada Program Studi Agroteknologi. Kehandalan para peneliti dan pendidik berbidang keahlian Ilmu Tanah yang tergabung dalam wadah Laboratorium Ilmu Tanah/Pengelolaan Sumberdaya Lahan ini  semakin teruji pada hari Sabtu, 8 Juni 2013 lalu dalam perhelatan Seminar Nasional bertema “Pemanfaatan Lahan Marginal Berbasis Sumberdaya Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional”. Bertempat di Auditorium Fakultas Pertanian UniversitasJenderal Soedirman, seminar nasional yang diselenggarakan dengan bekerja sama dengan Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) Komda Jateng-DIY terlaksana dengan lancar dan sukses.

Pembukaan Seminar Nasional HITI tahun 2013 diawali dengan laporan ketua panitia,  Dr. Ir. Ismangil, MS., dan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pertanian, Dr Ir. H. Achmad Iqbal, M.Si. Kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNSOED dengan Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) Komda DIY-Jateng ini merespon kondisi pertanian Indonesia yang terus dituntut untuk mampu menjaga ketahanan pangan nasional, sedangkan kondisi lahan subur yang tersedia sangat terbatas, apalagi oleh adanya alih fungsi lahan.

Rangkaian seminar diawali penyampaian materi oleh pembicara kunci Prof. Dr. Ir. Bambang Djadmo Kertonegoro, M.Sc. Dr.Ir. Muhammad Nurcholis, M.Agr.Sc. dan Dr. Ir. Ismangil, MS, dan dilanjutkan dengan pemaparan materi pemakalah dari peserta, para ahli ilmu tanah yang berasal dari berbagai instansi di Indonesia. Seminar nasional diikuti oleh hampir delapan puluh peserta, terdiri dari pengurus dan anggota HITI, dosen dan mahasiswa, serta stakeholder. Peserta yang terdaftar sebagai pemakalah maupun peserta umum berasal dari berbagai instansi, lembaga penelitian, perguruan tinggi wilayah di Indonesia, diantaranya dari BPTP Riau, BPTP Jawa Tengah, BPTP Daerah Istimewa Yogyakarta, BALITKABI Malang, BPTP Bogor, Universitas Palangkaraya, Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Kegiatan ini juga dihadiri para pengurus dan penggiat HITI di seluruh Indonesia, diantaranya Ketua HITI saat ini, Dr. Benito Heru Purwanto, dan para ahli sekaligus Ketua HITI periode tahun-tahun sebelumnya, yaitu Dr. M. Nurcholis dan Prof. Dja’far Sidiq.

Rumusan penting yang diperoleh dari rangkaian seminar nasional ini adalah bahwa untuk meningkatkan ketahanan pangan nasionalmaka perluasan lahan pertanian keluar Pulau Jawa yang sebagian besar merupakan lahan marginal menjadi sangat penting untuk dipersiapkan secara optimal. Oleh karena itu pengembangan ilmu dan penelitian mengenai ilmu tanah, dan keberadaan Program Studi Ilmu Tanah masih sangat diperlukan bagi pembangunan pertanian yang maju dan berkelanjutan. Maju Ilmu Tanah Indonesia, maju Faperta, maju Pertanian Indonesia..!